Kejahatan Kriminal Penipuan Online Sudah Semakin Parah di 2020
Aksi

Kejahatan Kriminal Penipuan Online Sudah Semakin Parah di 2020

October 4, 2020

Di tahun 2020 ini sudah banyak sekali kejadian kriminalitas yang terjadi secara online tentunya kondisi ini sangat mempengaruhi kenyamanan seseorang. Hal ini juga menunjukkan kalau perkembangan teknologi yang semakin cepat selain berdampak positif untuk para pengguna dan juga berdampak negatif. Tentu semua itu tergantung setiap orang yang menggunakannya. Jadi anda perlu hati-hati agar tidak menjadi sasaran kejahatan online.

Apabila membahas tentang kasus kriminalitas maka itu juga membahas tentang kasus yang melanggar aturan hukum yang berlaku. Untuk skala bisa secara nasional atau secara internasional. Dapat diperkirakan perkembangan teknologi ini membuat kriminalitas secara online semakin meningkat dan semakin canggih.

Maka dari itu anda sebagai pengguna harus waspada dan menjaga agar tidak mudah terkena rayuan penipuan. Selain itu harus lebih meningkatkan kewaspadaan dan menambah ilmu pengetahuan akan online agar tidak mudah tertipu dan menjadi korbannya.

Kriminalitas Internet yang Sering Terjadi di Lingkungan Masyarakat

Kejahatan Kriminal Penipuan Online Sudah Semakin Parah di 2020

Pada kesempatan kali ini akan dijelaskan mengenai beberapa contoh kejadian kriminalitas internet yang sering terjadi. Penasaran? Silahkan simak pembahasan berikut ini:

  1. Kejahatan Phising

Salah satu kejahatan internet yang saat ini sering kali terjadi adalah kejahatan phising. Jadi phising merupakan salah satu teknik penipuan yang caranya dengan mengelabui korban untuk mengisi data pribadi yang ada pada situs palsu. Contohnya saja ketika ada yang membuat situs tiruan FB dan disebarkan dan muncul pemberitahuan pada web singapore prize. Nantinya orang akan mengisi data asli dan akan menjadi korbannya.

Pada tahun lalu Amerika harus menelan kerugian hingga 799 miliar. Jadi jangan sampai anda menjadi korban selanjutnya. Kuncinya jangan sampai anda mengisi data-data penting pada situs-situs yang tidak bertanggung jawab.

  1. Kejahatan Ransomware

Ransomware merupakan salah satu kejahatan online yang terbesar kedua setelah kejahatan phising. Praktik penipuan ini dilakukan oleh para hacker yang berusaha untuk mengambil data-data penting dari para korbannya. Setelah itu data yang sudah berhasil dicuri kemudian dienkripsi atau dikunci.

Agar anda bisa membuka data tersebut maka pihak hacker akan minta sejumlah uang. Hal ini dilakukan demi data yang terkunci bisa dibuka lagi. Biasanya pelaku kejahatan ini sangat sulit untuk dideteksi. Sehingga agar data anda tidak menjadi sasaran para hacker maka anda harus membekali dengan keamanan yang ketat.

  1. Kejahatan menyebarkan lowongan kerja palsu

Penyebaran lowongan kerja palsu ini ternyata sangat berbahaya. Terlebih saat in banyak sekali orang yang berharap untuk mendapatkan pekerjaan. Kondisi ekonomi yang pas-pasan membuat orang berusaha mencari lowongan pekerjaan yang menawarkan gaji besar. Melihat kondisi ini ternyata dimanfaatkan orang-orang yang tidak bertanggung jawab untuk beraksi.

Terlebih saat ini sudah ada lowongan pekerjaan berbasis online. kecenderungan orang akan mencari informasi menggunakan smartphone. Tentunya dengan adanya lowongan pekerjaan yang menggiurkan maka orang akan mudah tertipu. Biasanya lowongan kerja palsu akan memberikan penawaran pekerjaan yang mudah dengan gaji yang tinggi. Tetapi agar anda bisa masuk kerja, oknum-oknum tersebut akan dimintai membayar uang sebagai pendaftaran dan lainnya.

Namun sangat disayangkan karena lowongan kerja ini palsu dan sangat merugikan masyarakat. Banyak orang ingin mendapatkan pekerjaan namun justru tertipu, memang kejahatan tidak memandang seseorang, yang penting mereka bisa mendapatkan keuntungan. Jadi bagi anda yang ingin mencari pekerjaan maka silahkan teliti dulu, jangan sampai anda dimintai sejumlah uang saat pendaftaran. Pasti itu salah satu modus penipuan yang meresahkan masyarakat.

  1. Kejahatan penipuan lansia

Selain penipuan berkedok lowongan kerja palsu, kini juga ada kasus kriminalitas penipuan untuk golongan lansia. Tentunya ini menjadi salah satu kondisi yang sangat membahayakan. Kelompok usia lanjut ini memang menjadi sasaran empuk para oknum yang tidak bertanggung jawab.

Terlebih saat ini semuanya sudah serba online sehingga anda perlu hati-hati agar tidak menjadi korbannya. Tentunya dengan ketidaktahuan seorang lansia dimanfaatkan oleh para oknum ini untuk melancarkan penipuan. Sudah banyak kerugian yang dirasakan oleh masyarakat atas tindakan kriminalitas yang menyasar lansia sebagai korbannya.

  1. Jasa bantuan teknis palsu

Seiring perkembangan teknologi yang semakin canggih ini tentunya membuat segala aktivitas menjadi lebih mudah. Hal ini ternyata dimanfaatkan oleh sebagian orang untuk menawarkan pelayanan teknis palsu. Peluang ini akhirnya dimanfaatkan untuk merugikan para korbannya. Banyak korban yang mengalami penipuan ini dan merasakan kerugian finansial.

Jadi ketika anda memesan layanan teknis secara online maka anda harus lebih teliti akan layanan tersebut. Apakah layanan tersebut dapat dipercaya atau tidak, memiliki pengalaman atau tidak dan memiliki alamat yang jelas atau tidak. Kalau layanan tersebut terlihat meragukan jangan sampai anda memesannya. Jangan sampai anda menjadi korban kriminal penipuan selanjutnya.

Demikianlah penjelasan mengenai berbagai kejadian kriminal penipuan yang semakin meningkat di tahun 2020. Semoga dengan adanya penjelasan ini anda akan lebih hati-hati lagi di dunia online. Jangan sampai mudah terbujuk dengan promosi yang menggiurkan.